Rabu, 27 Februari 2013

Profil Unesa

PROFIL UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
(UNESA)

untuk melihat video tentang profil kampus unesa dapat dilihat disini

Indonesia Mengajar

Sejarah Indonesia Mengajar

Gerakan Indonesia Mengajar diinspirasi proses panjang yang dibangun selama bertahun-tahun. Proses ini adalah gabungan dari: 1) Pelajaran dari berbagai generasi, 2) Perjalanan aktivitas pengabdian maupun interaksi dengan berbagai masyarakat, 3) Pengetahuan modern yang dipetik dari dunia akademik global.

Ide awal Indonesia Mengajar berasal dari Anies Baswedan. Pada dekade 1990-an, Anies adalah mahasiswa dan aktivis di Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia adalah Ketua Umum Senat Mahasiswa UGM dan terlibat di berbagai aktivitas kemahasiswaan. Pada masa itu, ia bergaul dan belajar banyak dari seorang mantan rektor UGM periode 1986-1990: Prof Dr Koesnadi Hardjasoemantri (Pak Koes). Pak Koes, seorang keturunan ningrat dari Tasikmalaya, adalah eks Tentara Pelajar yang pasca-revolusi kemerdekaan menjadi mahasiswa di UGM yang baru berdiri di Jogja.
Pada tahun 1950an, Pak Koes menginisiasi sebuah program bernama Pengerahan Tenaga Mahasiswa (PTM), yakni sebuah program untuk mengisi kekurangan guru SMA di daerah, khususnya di luar Jawa. Dalam beberapa kasus, PTM ini justru mendirikan SMA baru dan pertama di sebuah kota kabupaten. Pak Koes adalah inisiator sekaligus salah satu dari 8 orang yang menjadi angkatan pertama PTM ini. Beliau berangkat ke Kupang dan bekerja di sana selama beberapa tahun. Sepulangnya dari Kupang, ia mengajak serta 3 siswa paling cerdas untuk kuliah di UGM. Salah satunya adalah Adrianus Mooy yang di kemudian hari menjadi Gubernur Bank Indonesia. Cerita penuh nilai dari PTM inilah salah satu sumber inspirasi bagi Indonesia Mengajar.
Anies Baswedan di Roadshow Indonesia Mengajar
Semasa mahasiswa sampai pasca kepulangan dari kuliah di Amerika Serikat, Anies sering melakukan perjalanan, berinteraksi dan tinggal di daerah atau lingkup budaya berbeda.
Waktu kuliah, ia tinggal di daerah lain--walau hanya beberapa bulan--semasa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Ia juga sering  melakukan perjalanan riset terkait pekerjaannya sebagai peneliti dan penasehat di sebuah lembaga di Jakarta, dan terkadang tinggal dan berinteraksi dengan berbagai unit budaya di Indonesia maupun di luar negeri.




Pengalaman tersebut membawa Anies pada beberapa hasil perenungan:
  1. Janji Kemerdekaan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa tidak diterima merata di penjuru Tanah Air. Sebagian sudah lunas terpenuhi janjinya dan sebagian lainnya belum.
  2. Tinggal dan berinteraksi akan memberikan pengalaman kepemimpinan nyata dan pemahaman empatik yang tinggi bagi yang melaluinya. Inilah salah satu rujukan tumbuhnya ide Indonesia Mengajar.

"Dengan kompetensi global beserta pemahaman akar rumput, Indonesia akan sanggup berpijak dan mengabdi bagi kepentingan nasionalnya di tingkat dunia, demi memenuhi semua janji kemerdekaan bagi rakyatnya"

Selepas dari UGM, Anies Baswedan mendapat beasiswa untuk melanjutkan kuliah di Amerika Serikat. Tinggal, belajar dan bekerja di sana membuatnya memahami bahwa anak-anak Indonesia membutuhkan kompetensi kelas dunia untuk bersaing di lingkungan global.
Tetapi, kompetensi kelas dunia saja tak cukup. Anak-anak muda Indonesia harus punya pemahaman empatik yang mendalam seperti akar rumput meresapi tanah tempatnya hidup.
Semua proses di atas, secara perlahan membentuk ide besar Gerakan Indonesia Mengajar. Konstruksi dasarnya mulai terumuskan pada pertengahan 2009. Ketika itu, Anies mendiskusikan dan menguji idenya pada berbagai pihak. Gagasan ini kemudian siap mewujud ketika beberapa pihak berkenan menjadi sponsor.

"Indika Energy Group dengan serta merta menyatakan dukungan penuhnya"

Proses untuk mendesain dan mengembangkan konsep Indonesia Mengajar dimulai pada akhir 2009, dengan membentuk tim kecil yang kemudian berkembang hingga menjadi organisasi seperti sekarang ini.


Sumber: https://indonesiamengajar.org/tentang-indonesia-mengajar/sejarah/

PPG Unesa

Pendidikan Profesi Guru (PPG) dimulai 4 Maret 2013. Program yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas guru itu dibuka untuk alumnus program sarjana mendidik di daerah terluar, terpencil dan terdepan atau disebut SM3T angkatan pertama.
Prof. Dr. Luthfiyah Nurlaela, M.Pd. mengatakan bahwa program PPG tersebut merupakan reward atas pengabdian peserta SM3T yang dikirim untuk menjadi pengajar di Sumba Timur pada tahun 2011. Akan akan ada 283 peserta PPG yang berasal dari 9 universitas di Indonesia meliputi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksa) Singaraja, Universitas Negeri Manado (Unima), Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Negeri Semarang (UNS), Universitas Negeri Medan, Universitas Negeri Padang dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
“Mereka semua akan mengikuti program PPG gratis dan dibiayai oleh dikti,” terang Bu Luthfi, begitu biasa dipanggil. Para alumnus SM3T harus melalui tahap registrasi paling lambat 25 Februari. Ada 12 program studi (prodi) yang dibuka oleh Unesa. Waktu tempuh studi untuk prodi PGSD dan PG PAUD hanya berlangsung selama 1 semester. Sementara untuk prodi lainnya seperti prodi Penjaskes, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Pendidikan Ekonomi, Biologi, Matematika, Sejarah, PKN, BK, dan Bahasa Indonesia harus ditempuh selama 2 semester.
Program PPG diharapkan dapat meningkatkan kualitas guru. Di lain sisi, guru yang sudah mendapatkan sertifikasi secara otomatis akan mendapatkan tunjangan profesi. Itu artinya, insentif dan kesejahteraan para guru juga meningkat. Karena itu, tidak semua universitas bisa menyelenggarakan program PPG. “Peserta PPG pun terbatas dan ditentukan oleh pemerintah. Mengingat implikasi dari sertifikasi berupa insentif berdampak secara langsung dengan anggaran pemerintah,” pungkasnya.

Sumber:http://www.unesa.ac.id/berita/201302250002/ppg-dimulai-4-maret.html

PPGT

Program Rintisan Pendidikan Profesi Guru Terintegrasi Berkewenangan Tambahan (PPGT)

25 Mei 2012

Tantangan distribusi guru dan tidak tersedianya profil guru yang berkompetensi, profesional serta memiliki jiwa sebagai seorang pendidik pada daerah yang terkatagori terdepan, terluar dan tertinggal, merupakan sebuah gambaran mengenai kondisi ketidakmerataan pengetahuan dan pendidikan di pelosok nusantara. Sebagai bagian dari negara yang berdaulat dan memiliki keinginan untuk terus memajukan segenap bangsanya menuju sebuah kehidupan yang cerdas, maka diperlukan sebuah sarana guna menanggulangi segala tantangan tersebut.
Program Rintisan Pendidikan Profesi Guru Terintegrasi Berkewenangan Tambahan (PPGT), salah satu sub program dari Program Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia, dimaksudkan untuk memenuhi kekurangan guru pada daerah yang masuk katagori terdepan, terluar dan tertinggal. Oleh karenanya peserta Program Rintisan PPGT diprioritaskan berasal dari daerah yang memiliki latar belakang katagori tersebut dan memiliki kualifikasi akademik minimal lulus Sekolah Lanjutan Atas (SMA/MA/SMK) dari satuan pendidikan yang terakreditasi.

Program Rintisan PPGT ini, adalah program pendidikan profesi guru yang diselenggarakan dalam kurun waktu yang bersamaan, baik program akademik substansi bidang studi maupun program akademik kependidikan. Kemudian program ini akan melanjukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) yang intensif di sekolah mitra yang diakhiri dengan uji kompetensi guna memiliki kewenangan tambahan.
Kewenangan tambahan yang dimaksud adalah kewenangan dalam melaksanakan tugas sebagai guru yang terdiri dari kewenangan utama dan kewenangan tambahan. Sebagai contoh, kewenangan utama guru SD adalah sebagai guru kelas dengan kewenangan tambahan sebagai guru SMP pada salah satu dari lima (5) mata pelajaran pokok di SD ( Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan, Matematika, IPA, IPS), sedangkan pada Guru SMK kewenangan utamanya adalah sebagai guru pada mata pelajaran produktif (mata pelajaran yang berisikan kompetensi keahlian yang menuntut konsep relevansi dengan dunia industri) dengan kewenangan tambahannya sebagai guru pada salah satu mata pelajaran adaptif yang relevan (mata pelajaran yang berfungsi menyiapkan kemampuan dasar yang memiliki daya transfer terhadapt mata pelajaran keahlian)
Selain diharapkan menjadi sebuah best practice model pembelajaran dalam upaya menyiapkan calon guru pada daerah yang katagori 3T, program ini pun bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang dinilai unggul dalam kompetensi Pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan juga kompetensi professional. Sebagai catatan guna mengasah pendidikan karakter peserta dan untuk memudahkan pendalaman materi pada mata pelajaran yang diperlukan maka pada program ini pun disertakan pula pendidikan berasrama dimana selama tinggal dalam lingkup asrama para peserta disuguhkan berbagai macam pola pendidikan karakter dan pendidikan lainnya yang mendukung kompetensinya.
Dalam impelementasinya sendiri Direktorat jenderal Pendidikan Tinggi telah menunjuk Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang memiliki integritas yang baik dan dengan pengalaman yang panjang dalam menghasilkan guru-guru berkualitas. Durasi pendidikan Program Rintisan PPGT ini adalah selama lima (5) tahun. Semoga dengan adanya Program rintisan PPGT ini juga dapat menumbuhakan dan menyulam rasa kebhinekaan di benak para peserta

Sumber:http://majubersama.dikti.go.id/tentang/tentang-ppgt/

Maju Bersama SM3T

Tentang SM-3T

24 Maret 2012
Program SM-3T adalah Program Pengabdian Sarjana Pendidikan untuk berpartisipasi dalam percepatan pembangunan pendidikan di daerah 3T selama satu tahun sebagai penyiapan pendidik profesional yang akan dilanjutkan dengan Program Pendidikan Profesi Guru
Tujuan
  1. Membantu daerah 3T dalam mengatasi permasalahan pendidikan terutama kekurangan tenaga pendidik.
  2. Memberikan pengalaman pengabdian kepada sarjana pendidikan sehingga terbentuk sikap profesional, cinta tanah air, bela negara, peduli, empati, terampil memecahkan masalah kependidikan, dan bertanggung jawab terhadap kemajuan bangsa, serta memiliki jiwa ketahanmalangan dalam mengembangkan pendidikan pada daerah-daerah tergolong 3T.
  3. Menyiapkan calon pendidik yang memiliki jiwa keterpanggilan untuk mengabdikan dirinya sebagai pendidik profesional pada daerah 3T.
  4. Mempersiapkan calon pendidik profesional sebelum mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Ruang Lingkup
  1. Melaksanakan tugas pembelajaran pada satuan pendidikan sesuai dengan bidang keahlian dan tuntutan kondisi setempat.
  2. Mendorong kegiatan inovasi pembelajaran di sekolah.
  3. Melakukan kegiatan ekstra kurikuler.
  4. Membantu tugas-tugas yang terkait dengan manajemen pendidikan di sekolah.
  5. Melakukan pemberdayaan masyarakat untuk mendukung program pembangunan pendidikan di daerah 3T.
  6. Melaksanakan tugas sosial kemasyarakatan.

Sumber: http://majubersama.dikti.go.id/tentang/tentang-sm-3t/

Kurikulum 2013

PENGANTAR
Pengembangan Kurikulum 2013 merupakan bagian dari strategi meningkatkan capaian pendidikan. Disamping kurikulum, terdapat sejumlah faktor diantaranya: lama siswa bersekolah; lama siswa tinggal di sekolah; pembelajaran siswa aktif berbasis kompetensi; buku pegangan atau buku babon; dan peranan guru sebagai ujung tombak pelaksana pendidikan.
Orientasi Kurikulum 2013 adalah terjadinya peningkatan dan keseimbangan antara kompetensi sikap (attitude), keterampilan (skill) dan pengetahuan (knowledge). Hal ini sejalan dengan amanat UU No. 20 Tahun 2003 sebagaimana tersurat dalam penjelasan Pasal 35: kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan sesuai dengan standar nasional yang telah disepakati. Hal ini sejalan pula dengan pengembangan kurikulum berbasis kompetensi yang telah dirintis pada tahun 2004 dengan mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu.
Sejumlah hal yang menjadi alasan pengembangan Kurikulum 2013 adalah (a) Perubahan proses pembelajaran [dari siswa diberi tahu menjadi siswa mencari tahu] dan proses penilaian [dari berbasis output menjadi berbasis proses dan output] memerlukan penambahan jam pelajaran; (b) Kecenderungan akhir-akhir ini banyak negara menambah jam pelajaran [KIPP dan MELT di AS, Korea Selatan]; (c) Perbandingan dengan negara-negara lain menunjukkan jam pelajaran di Indonesia relatif lebih singkat, dan (d) Walaupun pembelajaran di Finlandia relatif singkat, tetapi didukung dengan pembelajaran tutorial
Sementara itu, Kurikulum 2006 memuat sejumlah permasalahan diantaranya: (1) Kurikulum belum sepenuhnya berbasis kompetensi sesuai dengan tuntutan fungsi dan tujuan pendidikan nasional; (2) Kompetensi belum menggambarkan secara holistik domain sikap, keterampilan, dan pengetahuan; (3) Beberapa kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan (misalnya pendidikan karakter, metodologi pembelajaran aktif, keseimbangan soft skills dan hard skills, kewirausahaan) belum terakomodasi di dalam kurikulum; (4) Kurikulum belum peka dan tanggap terhadap perubahan sosial yang terjadi pada tingkat lokal, nasional, maupun global; (5) Standar proses pembelajaran belum menggambarkan urutan pembelajaran yang rinci sehingga membuka peluang penafsiran yang beraneka ragam dan berujung pada pembelajaran yang berpusat pada guru; (6) Standar penilaian belum mengarahkan pada penilaian berbasis kompetensi (proses dan hasil) dan belum secara tegas menuntut adanya remediasi secara berkala; dan (7) Dengan KTSP memerlukan dokumen kurikulum yang lebih rinci agar tidak menimbulkan multi tafsir.
Tiga faktor lainnya juga menjadi alasan Pengembangan Kurikulum 2013 adalah, pertama, tantangan masa depan diantaranya meliputi arus globalisasi, masalah lingkungan hidup, kemajuan teknologi informasi, konvergensi ilmu dan teknologi, dan ekonomi berbasis pengetahuan.
Kedua, kompetensi masa depan yang antaranya meliputi kemampuan berkomunikasi, kemampuan berpikir jernih dan kritis, kemampuan mempertimbangkan segi moral suatu permasalahan, kemampuan menjadi warga negara yang efektif, dan kemampuan mencoba untuk mengerti dan toleran terhadap pandangan yang berbeda.
Ketiga, fenomena sosial yang mengemuka seperti perkelahian pelajar, narkoba, korupsi, plagiarisme, kecurangan dalam berbagai jenis ujian, dan gejolak sosial (social unrest). Yang keempat adalah persepsi publik yang menilai pendidikan selama ini terlalu menitikberatkan pada aspek kognitif, beban siswa yang terlalu berat, dan kurang bermuatan karakter.

Pendidikan Karakter

Urgensi Pendidikan Karakter
Prof . Suyanto Ph.D


Karakter adalah cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Individu yang berkarakter baik adalah individu yang bisa membuat keputusan dan siap mempertanggungjawabkan tiap akibat dari keputusan yang ia buat.

Pembentukan karakter merupakan salah satu tujuan pendidikan nasional. Pasal I UU Sisdiknas tahun 2003 menyatakan bahwa di antara tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik untuk memiliki kecerdasan, kepribadian dan akhlak mulia.

Amanah UU Sisdiknas tahun 2003 itu bermaksud agar pendidikan tidak hanya membentuk insan Indonesia yang cerdas, namun juga berkepribadian atau berkarakter, sehingga nantinya akan lahir generasi bangsa yang tumbuh berkembang dengan karakter yang bernafas nilai-nilai luhur bangsa serta agama.

Pendidikan yang bertujuan melahirkan insan cerdas dan berkarakter kuat itu, juga pernah dikatakan Dr. Martin Luther King, yakni; intelligence plus character... that is the goal of true education (kecerdasan yang berkarakter... adalah tujuan akhir pendidikan yang sebenarnya).

Memahami Pendidikan Karakter
Pendidikan karakter adalah pendidikan budi pekerti plus, yaitu yang melibatkan aspek pengetahuan (cognitive), perasaan (feeling), dan tindakan (action). Menurut Thomas Lickona, tanpa ketiga aspek ini, maka pendidikan karakter tidak akan efektif.

Dengan pendidikan karakter yang diterapkan secara sistematis dan berkelanjutan, seorang anak akan menjadi cerdas emosinya. Kecerdasan emosi ini adalah bekal penting dalam mempersiapkan anak menyongsong masa depan, karena seseorang akan lebih mudah dan berhasil menghadapi segala macam tantangan kehidupan, termasuk tantangan untuk berhasil secara akademis.

Terdapat sembilan pilar karakter yang berasal dari nilai-nilai luhur universal, yaitu: pertama, karakter cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya; kedua, kemandirian dan tanggungjawab; ketiga, kejujuran/amanah, diplomatis; keempat, hormat dan santun; kelima, dermawan, suka tolong-menolong dan gotong royong/kerjasama; keenam, percaya diri dan pekerja keras; ketujuh, kepemimpinan dan keadilan; kedelapan, baik dan rendah hati, dan; kesembilan, karakter toleransi, kedamaian, dan kesatuan.

Kesembilan pilar karakter itu, diajarkan secara sistematis dalam model pendidikan holistik menggunakan metode knowing the good, feeling the good, dan acting the good. Knowing the good bisa mudah diajarkan sebab pengetahuan bersifat kognitif saja. Setelah knowing the good harus ditumbuhkan feeling loving the good, yakni bagaimana merasakan dan mencintai kebajikan menjadi engine yang bisa membuat orang senantiasa mau berbuat sesuatu kebaikan. Sehingga tumbuh kesadaran bahwa, orang mau melakukan perilaku kebajikan karena dia cinta dengan perilaku kebajikan itu. Setelah terbiasa melakukan kebajikan, maka acting the good itu berubah menjadi kebiasaan.

Dasar pendidikan karakter ini, sebaiknya diterapkan sejak usia kanak-kanak atau yang biasa disebut para ahli psikologi sebagai usia emas (golden age), karena usia ini terbukti sangat menentukan kemampuan anak dalam mengembangkan potensinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 50% variabilitas kecerdasan orang dewasa sudah terjadi ketika anak berusia 4 tahun. Peningkatan 30% berikutnya terjadi pada usia 8 tahun, dan 20% sisanya pada pertengahan atau akhir dasawarsa kedua. Dari sini, sudah sepatutnya pendidikan karakter dimulai dari dalam keluarga, yang merupakan lingkungan pertama bagi pertumbuhan karakter anak.

Namun bagi sebagian keluarga, barangkali proses pendidikan karakter yang sistematis di atas sangat sulit, terutama bagi sebagian orang tua yang terjebak pada rutinitas yang padat. Karena itu, seyogyanya pendidikan karakter juga perlu diberikan saat anak-anak masuk dalam lingkungan sekolah, terutama sejak play group dan taman kanak-kanak. Di sinilah peran guru, yang dalam filosofi Jawa disebut digugu lan ditiru, dipertaruhkan. Karena guru adalah ujung tombak di kelas, yang berhadapan langsung dengan peserta didik.

Dampak Pendidikan Karakter
Apa dampak pendidikan karakter terhadap keberhasilan akademik? Beberapa penelitian bermunculan untuk menjawab pertanyaan ini. Ringkasan dari beberapa penemuan penting mengenai hal ini diterbitkan oleh sebuah buletin, Character Educator, yang diterbitkan oleh Character Education Partnership.

Dalam buletin tersebut diuraikan bahwa hasil studi Dr. Marvin Berkowitz dari University of Missouri- St. Louis, menunjukan peningkatan motivasi siswa sekolah dalam meraih prestasi akademik pada sekolah-sekolah yang menerapkan pendidikan karakter. Kelas-kelas yang secara komprehensif terlibat dalam pendidikan karakter menunjukkan adanya penurunan drastis pada perilaku negatif siswa yang dapat menghambat keberhasilan akademik.

Sebuah buku yang berjudul Emotional Intelligence and School Success (Joseph Zins, et.al, 2001) mengkompilasikan berbagai hasil penelitian tentang pengaruh positif kecerdasan emosi anak terhadap keberhasilan di sekolah. Dikatakan bahwa ada sederet faktor-faktor resiko penyebab kegagalan anak di sekolah. Faktor-faktor resiko yang disebutkan ternyata bukan terletak pada kecerdasan otak, tetapi pada karakter, yaitu rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, kemampuan bergaul, kemampuan berkonsentrasi, rasa empati, dan kemampuan berkomunikasi.

Hal itu sesuai dengan pendapat Daniel Goleman tentang keberhasilan seseorang di masyarakat, ternyata 80 persen dipengaruhi oleh kecerdasan emosi, dan hanya 20 persen ditentukan oleh kecerdasan otak (IQ). Anak-anak yang mempunyai masalah dalam kecerdasan emosinya, akan mengalami kesulitan belajar, bergaul dan tidak dapat mengontrol emosinya. Anak-anak yang bermasalah ini sudah dapat dilihat sejak usia pra-sekolah, dan kalau tidak ditangani akan terbawa sampai usia dewasa. Sebaliknya para remaja yang berkarakter akan terhindar dari masalah-masalah umum yang dihadapi oleh remaja seperti kenakalan, tawuran, narkoba, miras, perilaku seks bebas, dan sebagainya.

Beberapa negara yang telah menerapkan pendidikan karakter sejak pendidikan dasar di antaranya adalah; Amerika Serikat, Jepang, Cina, dan Korea. Hasil penelitian di negara-negara ini menyatakan bahwa implementasi pendidikan karakter yang tersusun secara sistematis berdampak positif pada pencapaian akademis.

Seiring sosialisasi tentang relevansi pendidikan karakter ini, semoga dalam waktu dekat tiap sekolah bisa segera menerapkannya, agar nantinya lahir generasi bangsa yang selain cerdas juga berkarakter sesuai nilai-nilai luhur bangsa dan agama.*
  • Hidup memerlukan pengorbananan. Pengorbanan memerlukan perjuangan. Perjuangan memerlukan ketabahan.
  • Jangan tangisi kesalahan, tapi tersenyumlah karena setiap kesalahan mengajarkanmu agar berupaya lebih baik lagi.
  • Jangan bersedih ketika melakukan salah. Karena kesalahan kita banyak belajar, karena kesalahan kita menjadi pintar
  • Hati Anda adalah peti yang sering Anda anggap kosong. Kekayaannya hanya akan Anda temukan, bila Anda sendiri membuka hati Anda
  • Tak ada kata terlambat tuk berubah. Masa lalu hanyalah pendewasaan dirimu. Hidupmu tak ditentukan oleh orang lain tapi kamu!
  • Ketika kamu jatuh, jangan tetap di bawah. Jatuh bukan berarti kalah, itu hanya berarti kamu harus bangkit dan kembali mencoba.
  • Masa depan yang cerah selalu tergantung pada masa lalu yang dilupakan.
  • Hidup itu seperti musik, yang harus di komposisi oleh telinga, perasaan dan instink, bukan oleh peraturan
  • Kita tidak dapat meneruskan hidup dengan baik jika tidak dapat melupakan kegagalan dan sakit hati di masa lalu.
  • Kerendahan hati merupakan ruang tunggu bagi kesempurnaan
  • Kebahagiaan lebih banyak menipu daripada kesusahan
  • Prasangka dibenci bukan karena dirinya sendiri, tetapi karena ia menyebabkan orang-orang mempercayainy
  • Jangan takut dengan kesalahan. Kebijaksanaan biasanya lahir dari kesalahan
  • Ikhlas menerima kesalahan, dan belajar diar setiap kesalahan, karena itu yang akan menjadikanmu kuat dalam menjalani kehidupan.
  • Lakukan apapun dengan tepat, bukan hanya cepat. Keberhasilan tak bisa dihalangi jika yang kamu lakukan telah tepat. 
  • Hidup tak pernah lepas dari masalah, karena masalah adalah salah satu cara Tuhan menjadikanmu pribadi yang lebih kuat dan dewasa.
  • Ikhlas adalah tidak menempatkan adanya balas budi dalam ingatan kalian. Mulakan segala sesuatu dengan 'kebaikan' karena dia akan berbuah 'kebaikan' juga bagi diri kalian. Berikan dan Lupakan
  • Jangan salahkan dirimu atas keputusan yang salah. Setiap orang membuatnya. Jadikan mereka pelajaran tuk keputusanmu selanjutnya.
  • Kegagalan sering MENUNTUN kita pada LEVEL kehidupan yang lebih tinggi. Jika begitu, mengapa takut gagal dalam kehidupan
  • Ada 2 pilihan dalam kehidupan. Menerima
    kondisi apa adanya, atau menerima tanggung jawab untuk mengubahnya
  • Kita tidak dapat mengubah masa lalu
    -- Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
    -- Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi
    -- Satu hal yang dapat kita ubah
    adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
    dan itu adalah sikap kita


IemaSky89@yahoo.co.id

Minggu, 24 Februari 2013

Ocehan_Que 4


Minggu, 24 Februari 2013
BapakQ emank bukan orang pinter, tapi q paling gak suka kalo ada orang yang memanfaatin kebaikan bapakQ,coba kalo ga butuh pasti gak akan inget na keluarga ini,tapi kalo lagi butuh aja dateng. Bukannya pelit ato yang lainnya,tapi q paling q suka kalo orang ada pas lagi butuh aja,apa yang namanya keluarga kayak gitu????? 
Paling gak suka orang yang sok-sok an bilang sayang padahal belum tahu q kaya apa,belum ketemu jga dah bilang kaya gitu,qt ne hidup di dunia nyata bukan di dunia maya,,q mank punya masalah n kamulah masalahq,u tuh masih jauuh di bawah aq baik dr segi usia maupun pemikiran, u dah q anggap adekq ndiri jadi please jangan ngarepin lebih

Senin, 25 Februari 2013
Tumben-tumbenan ni orang inget ma keluargani,padahal kami gak terlalu berharap untuk diingat,karena kami sudah paham dengan sifat dan wataknya,kami hanya bisa membiarkan mereka gila sendiri,toh itu kehidupan mereka.
ima jadi dosen UIM??? hmm jadi pa ntar mahasiswaq kalo q yang ngajar??ga bisa ngebayangin hehe
emank bener ci wejangan dari beliau kalo gak dari sekarang kita belajar untuk berani terus kapan lagi,anggap saja mahasiswa itu kaya anak SD maka keberanian itu akan  muncul dengan sendirinya. Tapi kenapa  q masih saja gak ngerasa siap??? Tanda tanya besar di diriku

Selasa, 26 Februari 2013
Entah kenapa q ngerasa fisikq hari ini ga fit kaya biasanya,tapi tugas dan kewajiban sudah ada di depan mata. Di keadaan yang sebenarnya sangat dingin tapi q malah ngerasa panas dan berkeringat dingin,hmm mudah-mudahan aja kuat sampai q sampe rumah
Orang pamekasan tapi ga kenal daerahnya sendiri,yups itulah q,20thn lebih hidup di pamekasan baru tahu kalau di pamekasan ada daerah namanya tana celleng,untung aja paketnya temen bisa nyampe,coba kalo enggak wah berabe

Rabu, 27 Februari 2013
Lama ga pake tas trackerQ,sekali make kenangan masa2 indah kuliah terkenang kembali,indahnya masa-masa kuliah dengan aneka problema yang ada....
Ketemu teman senasib seperjuangan,setelah sekian lama ga ketemu sekali ketemu akhirnya gila-gilaan,,dari dia q tahu kalo u dah bersama yang lain,q turut senang semoga dia bisa menjadi yang terbaik buat kamu,tapi q tetap berharap kamu mau maafin kesalahanq dulu,karena sesungguhnya tak pernah terbersit niat untuk balas dendam,hanya masalah hati memang tidak bisa dipaksakan,terima kasih sudah pernah memberi warna dalam hidupq

Kamis, 28 Februari 2013
Maha Besar Allah yang telah menghadirkan seseorang yang berarti dalam hidup untuk menyaksikan anak yang dicintai dan disayangi melewati proses penting dalam hidupnya,percaya atau enggak tetapi orang di sekitarq sendiri sudah mengalaminya,Subhanallah....
Foto keluarga tanpa Q?? bukan foto keluarga namanya haaishhh,gak seru ahh

Jum'at, 1 Maret 2013
Buka aku yang kebanyakan lihat TV tapi kamu yang kebanyakan tidur makanya gak pernah mau mencari peluang yang ada dalam hidup,kalo gak punya keterampilan tapi pengen kerja di kantor namanya mimpi sang bolong,karena orang sukses juga butuh proses dan semuanya dimulai dari titk nol,istilahnya "From Zero to Hero"
Saat q mulai gak balas chat u, koment u,call u, sms u, maka itu artinya q mulai menjauh dari hidup u,baik tu teman atau pasangan,dan menjauh pasti karena ada hal yang aq gak sreg.
Q tipe orang yang gak bisa berpura-pura,kalo mank ga suka maka akan kelihatan dari sikapq,sebaliknya kalo mank q seneng dari sikapq pun juga kelihatan. Q juga ga suka dipaksa,baru temenan aja dah maksa2 kaya gini,aq gak suka  

Sabtu, 2 Maret 2013
Orang nie makin hari makin ngeselin,mau q block ntar malah hp q yang di kring-kring,gak di remove kata2nya bikin emosi,hmm namanya juga anak kecil baru ngerasain masa puber so cintanya juga cinta monyet,daripada dipikirin mending delete aja,sorry ea cz u juga ga bisa ngerubah sikap


IemaSky89@yahoo.co.id

Kamis, 21 Februari 2013


  • Pria sejati tak kan pernah bermain dengan hati,karena mereka tak ingin melukai dan selalu menyelesaikan apa yang telah mereka awali
  • Jika kamu bertemu seseorang yang senyumnya mampu membuatmu tersenyum,kamu mungkin telah menemukan orang yang tepat untuk hidupmu
  • Belajarlah mencintai dirimu sendiri hingga kamu mampu menyadari bahwa kamu adalah pribadi berbeda yang membuatmu begitu istimewa
  • Dalam cinta kamu tak perlu mencari orang yang tepat , tapi yang kamu perlukan adalah menjadi orang yang tepat bagi dia yang kamu cinta
  • Aku tu orangnya memang pendiam,diam-diam jatuh cinta kepadamu dan diam-diam aku menahan perih karenamu
  • Semua orang tahu bagaimana mencinta,tapi hanya sebagian orang yang tahu bagaimana tetap tinggal di satu hati untuk waktu jangka waktu yang lama
  • Wanita yang pintar tahu cara mencintai seorang pria,tapi wanita yang pernah terluka tahu siapa yang pantas dicinta
 
 
 
 
IemaSky89@yahoo.co.id

Minggu, 17 Februari 2013

Ocehan_Que 3

Minggu, 17 Februari 2013
Dulu q berharap ada tambahan anggota baru di keluargaq,dan akhirnya saat itu datang juga, rasanya seperti punya kakak perempuan. Thanks 4 all my beloved sist


Senin, 18 Februari 2013
Lembaga Bimbingan Belajar Paling Bergengsi di Indonesia,,siap gak ea???


Selasa, 19 Februari 2013
Mau berangkat kehujanan,pulangnya malah kena hujan yang lebih deras lagi,mengabdi yang sesungguhnya ga perlu t4 yang jauh,karena di sekitar kitapun ada,dan saat itu pulalah akan merasakan perjuangan di universitas kehidupan

Rabu, 20 Februari 2013
Baru q yakin kalau ternyata watak aslinya seperti itu,demi keegoisan sendiri bahkan ludah yang sudah terlanjur jatuh pun dijilat lagi,bahkan yang lebih parah pake pelet,,katanya guru tapi kenapa sikap dan ucapannya gak mencerminkan  seorang guru,andai q jadi aktor ni permainan mereka biar q tutasin sekalian sikap yang sewenang-wenang,maunya apa sih tu orang
Haiisshh salah ngangkat telpon,pantes aja feeling ga enak nglihat ne nomor,ternyata feelingq bener,so m"f aja kontak yg sudah q hapus ga kan q save lagi termasuk pemilik dan perilakunya

Kamis, 21 Februari 2013
Muter-muter pamex's demi nyari salon yang buka siang hari n ga antri,,itulah bedanya SBY dan pamekasan.Kalo d SBY butuh apa jalan beberapa meter dah ketemu yang dipenginin

Jum'at, 22 Februari 2013
Ternyata tiap sekolah mneyimpan kisah asmara yang unik dan berbeda,dan tiap sekolah pasti selalu ada kisah asmara,gak cuma murid yang bisa mencinta ternyata gurunya pun juga bisa.Dan q sendiri kaget dengan kisah yang terjadi di skulQ,sedikit ga percaya tapi kalo dah mendengar langsung dari saksi mata yang tahu  mau gak mau harus percaya,,ckckck hebat juga
Ne orang di tanya ke timur jawabnya ke barat,di tanya ke utara jawabnya ke selatan,di tanya malah balik nanya,,hmm awas ea lain kali kalo dia nanya ke timur q jawab ke barat daya biar ajuurr sekalian

Sabtu, 22 Februari 2013
Otw bangkalan city,enak juga drivernya gueee bangeett "so fast so good" ,andai semua bis akas supirnya bisa kaya gini perjalanan ke SBY pasti gak kerasa jauhnya hehe, dalam 1 jam ja dah masuk daerah BKL benar-benar mantap jaya
 
IemaSky89@yahoo.co.id

Senin, 11 Februari 2013

Ocehan_Que 2

Minggu, 10 Februarui 2013
Kedatangan tamu istimewa dari SBY,benar-benar surprise setelah sekian lama gak ketemu,,dapat ucapan selamat juga dari Om wisuda kemarin,,sayangnya beliau ga bisa hadir hari selasa tapi setidaknya kedatangan beliau sudah cukup mengobati rasa rindu keluarga ini...

Senin, 11 Februari 2013
Dan yang namanya rejeki ga kan kemana, selalu ada aja,,mungkin inilah makna dari mensyukuri dan berbagi, karena kita lahir di dunia ini sudah dalam keadaan kaya maka jangan sungkan untuk berbagi  ^_^

Nyari tukang rias kok angele kyo golek i dosen ci,,,garai emosi ae,mana asistene ngomong ga bsa lgi sing genna ta la

Selasa, 12 Februari 2013
Akhirnya hari yang ditunggu tiba juga, semoga semuanya lancar,do'aq menyertaimu dr pm
Terima kasih pada semua pihak baik sumbangan tenaga,materiil,pikiran sehingga acara hari ini berjalan sukses,,baru q sadari kalau siapa yang menanam kebaikan maka akan berbuah manis juga alhamdulillah


Rabu, 13 Februari 2013
Sehari setelah acara menyisakan setumpuk pekerjaan di rumah, so mulai nyicil buat beresin satu-satu,,,hmm sekarang semua tugas rumah ada di pundakku sebagai anak satu-satunya di rumah,semoga fisikq kuat amiinn

Kamis, 14 Februari 2013
Berkuasa atas semua fasilitas di rumah ada enaknya n ada gak enaknya juga,baru q sadar ternyata gangguan itu mengandung kemesraan tersendiri

 Jum'at, 15 Februari 2013
Arep nyelang angeell arep balikno angeel pisan,,pye c karep e wong iki
Saat q pikir jalan yang mereka tempuh sesuai pada koridornya,ternyata dibalik semua itu ada makna yang aq ga tahu,dan setelah q tahu benar-benar terkejut dan q hanya bisa berkata: "kok bisa gitu ea.."

Sabtu, 16 Februari 2013
Q pikir kerja d TU tu enak dan gampang,ternyata ribet juga apa lagi kalo dah berurusan ma data guru beserta jam ngajarnya bikin pusing,,ga minat lagi de kerja di TU

IemaSky89@yahoo.co.id

Jumat, 08 Februari 2013

Perangkat Pembelajaran Fisika

Bagi temanteman yang membutuhkan perangkat pembelajaran fisika materi memahami konsep perubahan wujud zat (Kapilaritas) kelas 7 Smt I, bisa mendownload filenya di bawah ini:

Selasa, 05 Februari 2013