Sabtu, 09 Maret 2013

Ø  Bintang kehidupanku tlah redup, cahaya nya bgai pelita yg hampir mati dan harapan akan kehadiran mu terkubur dalam penantian tak bertepi.
Ø  Aq tidak selalu tegar, aku tdk menunjukkan betapa rapuhnya diriq pada mereka yang tidak peduli padaq
Ø  Dalam cinta, meski harus menunggu lama, percayalah bahwa cinta pasti membawamu ke tempat kamu seharusnya berada
Ø  Bicaralah dengan hati, karena apa yang datang dari hati akan sampai ke hati
Ø  Jika aku tidak mengatakannya bukan berarti aku tak merasakannya, aku hanya tidak menemukan kata-kata yang lebih besar dari perasaanku
Ø  Hati yang terluka laksana besi yang bengkok walau diketuk sukar sekali kembali ke bentuk asalnya
Ø  Hilang sudah seseorang yang telah menjadi pelipur lara. Menjadi penerang dalam gelap. Menjadi udara dalam nafasku dan menjadi harap dalam impiku.
Ø  Aku hanya duduk termenung menanyakan ke dalam hati tentang sinar yang datang dan menerangi hatiku walau samar-samar
Ø  Bukan laut namanya jika airnya tak berombak, bukan cinta namanya jika hati tak pernah terluka
Ø  Siapa yang pernah mendengar suara hatiku? Tiada ada yang tahu bukan? Siapa pula yang tahu aku patah hati, tiada ada yang tahu juga bukan? Hanya lewat tulisan ini aku mengatakan bahwa diriku hilang dalam kesedihan yang mendalam.
Ø  Hingga malam semakin larut, aku hanya terdiam meratapi kesakitanku yang teramat dalam. Pernah terpikirkan olehku untuk melupakanmu, tetapi kenangan itu begitu indah hingga tak kuasa aku menyerah untuk menjaganya dalam batin dan pikiranku.
Ø  Aku merelakan separuh jiwaku hilang, karena aku takut kalau separuh jiwa itu bersamaku, dia akan ikut mati pula bersama dengan mati kehilanganmu.
Ø  Hari yang begitu berarti ini, selalu aku tuliskan dalam sebuah dinding jiwa yang terdalam, tetapi saat aku kehilanganmu dinding itu retak seperti air yang menetes perlahan di batu.
Ø  Aku mengucap sebuah kata cinta putih sebagai janji akan menjaga setiap detik perasaan kita, tetapi waktu yang berjalan membuat titik gelap dalam jiwa yang membuat aku terjatuh dan tidak kembali lagi.
Ø  Sekarang hanya sebuah nama yang teringat dalam lubuk hatiku, nama yang dulu sering kuucap saat ku bahagia dan saat ku sedih. Andai ada seribu musim yang aku jalani saat inipun tidak akan bisa menggantikan suara hati indah yang mengalun dalam hati ini.

IemaSky89@yahoo.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar